Ketentuan

Ketentuan yang terdapat pada formulir SIMAKSI :

  1. Sebelum memasuki lokasi wajib melapor kepada Kepala Resort Balai  setempat;
  2. Didampingi Petugas dari Resort/ Balai  setempat dengan beban tanggungjawab dari Pemegang SIMAKSI;
  3. Bagi Pemegang SIMAKSI yang melakukan penelitian wajib menyerahkan hardcopy dan softcopy hasil penelitiannya kepada Balai  apabila telah selesai disusun;
  4. Segala resiko dan kerusakan yang terjadi dan timbul pada kawasan konservasi sebagai akibat dari kegiatan yang dilaksanakan menjadi tanggungjawab Pemegang SIMAKSI;
  5. Komersialisasi hasil kegiatan penelitian (penggandaan buku hasil penelitian yang dijual kepada umum) harus seizin instansi yang berwenang dan wajib menyetor hasil komersialisasi kepada negara yang besarnya sesuai ketentuan yang berlaku melalui rekening kas negara pada bank-bank pemerintah;
  6. Khusus untuk kegiatan pembuatan sinetron/film/video/foto wajib memuat tulisan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem serta Logo Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan;
  7. Mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, diantaranya :
  • Dilarang memotong, merusak atau memindahkan tumbuhan dari kawasan ini ke tempat lain;
  • Dilarang membawa senjata api, senapan angin dan alat perburuan lainnya;
  • Dilarang mengotori batu-batu, goa-goa, pohon-pohon dan sebagainya dengan cat dan ukiran, mengganggu dan menangkap satwa liar, demikian pula membuang sampah dan sebagainya disembarang tempat serta menggunakan bahan peledak dan asap;
  • Dilarang berkemah tanpa izin dan menyalakan api yang sekiranya akan menimbulkan bahaya kebakaran hutan;
  • Dilarang mengambil spesimen baik flora maupun fauna termasuk mikroorganisme;
  1. SIMAKSI ini sewaktu-waktu dapat dicabut tanpa memperhatikan masa berlakunya apabila Pemegang SIMAKSI tidak mematuhi atau melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  2. SIMAKSI ini tidak menggugurkan pembayaran tiket masuk obyek wisata di kawasan dan biaya lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

*)Khusus untuk pengambilan specimen/sampel flora dan fauna wajib menggunakan Berita Acara

up